Berhembus angin malam, mencengkam Menghempas membelai wajah ayu Itulah kenangan yang terakhir denganmu Ku dekati dirimu kau diam Tersungging senyuman di bibirmu Itulah senyuman yang terakhir darimu Diiring gemuruh angin meniup daun daun Alam yang jadi saksi, kau serahkan jiwa raga Angin tetap berhembus tak henti Walaupun sampai akhir hayatku Tapi tak lagi kau berada di sisiku Tapi tak lagi kau
0 Response to "Rio Febrian. Angin Malam"
Post a Comment