Hujan rintik-rintik yang mulai turunAkupun menutup layar kisah iniBagai menurunkan layar warna perakItulah cinta terakhir dirikuKu terus menunggu di dalam stasiunKu ingin memanggil namun ku tak bisaSaat ku lihat ke bawahBunga Ajisai pun menangisWalau ku sangat ingin bertemu, walau ku menyukaimuKau jalan berlalu di depan matakuWalaupun jadi begitu aku tetap melihatmu dari tempat iniWalau ku
0 Response to "JKT48. Air Mata Kesendirian (Temo Demo no Namida)"
Post a Comment