Ketika hati mati, mulut terkunciMata pun buta, telinga pun tuliTak satu kebenaran bisa diterimaNikmat Tuhan yang mana harus didustaiMengakui Allah tak menyembah-NyaMengakui Rasul tak mengikuti sunahnyaMengakui Qur’an tak jadi pedomanMengakui akhirat tak mempersiapkan bekal untuk matiMengakui Allah tak menyembah-NyaMengakui Rasul tak mengikuti sunahnyaMengakui Qur’an tak jadi pedomanMengakui
0 Response to "Sahrul Gunawan. Ketika Hati Mati"
Post a Comment